Tampilkan postingan dengan label Normatif. Tampilkan semua postingan

 PRESENTASI KELOMPOK 1
1. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
  Ideologi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata idea dan logos/logia. Idea berarti gagasan, pemikiran, konsep, pengertian dasar, cita-cita. Sedangkan logos/logia berarti ilmu. Jadi, ideologi adalah kumpulan gagasan/ konsep dasar bersistem untuk dijadikan dasar pendapat, arah, dan tujuan.
Beberapa pengertian ideologi menurut pendapat para tokoh, antara lain:
  1. Karl marx: ideologi adalah kesadaran palsu, sebab ideologi merupakan hasil pemikiran tertentu yang diciptakan oleh para pemikir sesuai kepentingannya.
  2. Louis althusser: ideologi adalah pedoman hidup, sebab setiap orang membutuhkan pedoman hidup, baik sebagai individu maupun sebagai warga masyarakat.
  3. Dr. Alfian: ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya, yaitu secara moral dianggap benar dan adil mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan.
    PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Dan Paradigma Pembangunan
      Pancasila sebagai ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai nilai pancasila dijadikan landasan pokok atau fundamental bagi penyelenggaraan negara. Oleh karena itu, pancasila dapat dikatakan sebagai sumber nilai.


    NILAI - NILAI DASAR YANG ADA PADA PANCASILA
    1.       NILAI KETUHANAN
    NILAI KETUHANAN MENGANDUNG ARTI ADANYA PENGAKUAN DAN KEYAKINAN BANGSA INDONESIA TERHADAP ADANYA TUHAN SEBGAI PENCITA ALAM SEMESTA. NILAI INI MENYATAKAN BANGSA INDONESIA ADALAH BANGSA YANG RELIGIUS  BUKAN BANGSA ATHEIS
    2.       NILAI KEMANUSIAAN
    3.       Nilai kemanusiaan mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku yang. Sesuai dengan nilai nilai moral  dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya, dan adanya pengakuan terhadap hak asasi manusia
    4.       NILAI PERSATUAN
    5.       Nilai persatuan Indonesia mengandung makna usaha kearah bersatu dalam kebulatan atau kesadaran rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam NKRI.
    6.       NILAI KERAKYATAN
    Nilai kerakyatan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat dengan cara musyawrah mufakat melalui lembaga lembaga perwakilan, nilai ini menganut paham demokrasi
    7.       NILAI KEADILAN
    mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah dan batiniah

Pkn

Posted by : Aisyah Ainul 0 Comments
Tag : ,


  1. Siapakah pelaku utmanya? ( Titi Sari)
  2. Bagaimana karakter mereka masing-masing? ((Titi Sari: baik, lemah lembut, sabar, & setia),     (Hari: rendah hati, baik, & sopan), (Ayah Hari: sombong, angkuh, & tegas),     (Kakek tua: bijaksana))
  3. Siapa saja pelaku sampingannya? ( Ayah Hari & Kakek tua )
  4. Bagaimana kisah awal mereka bertemu? (Mereka bertemu didekat terminal. Pada saat Titi Sariberdiri dibawah pohon. Hari menghentikan mobilnya dan bertanya pada Titi Sari dan menanyakan tempat penjual bensin )
  5. Tuluskah hubungan cinta mereka?Beri buktinya!! ( Tulus, karna Hari sangat mencintai Titi Sari meskipun dia miskin tetapi dia tidak memandang semua itu )
  6. Mengapa mereka harus berpisah? (Karna ayah dari Hari tidak merestui hubungannya )
  7. Bagaimana keadaan Titi Sari setelah Hari tak pernah datang lagi? ( Hampir gila )
  8. Alur apa yang digunakan  pengarang?buktinya!! ( Alur mundur mengapa? karna Siti Sari menceritakan kembali kisahnya bersama Hari )
  9. Bagaimana aktivitas Titi Sari setelah Hari tidak datang lagi? (Titi Sari tetap menunggu Hari dan tak pernah putus asa )
  10. Happy endding? ( DUlunya mereka berpisah dan sekarang hubungan baik dan bahagia karna dipertemukan kembali. Merekapun mempunyai anak dan bahagia bersama keluarga kecilnya )

Bahasa indonesia

Posted by : Aisyah Ainul 0 Comments
Tag : ,

- Copyright © Aisyah Ainul - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -